Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Pangan untuk Kita


Pangan  adalah hidup mati bangsa. Begitu kira-kira ungkapan Bung Karno ketika memberi kuliah di IPB tahun 1952. Persoalan pangan memang menjadi perhatian sejak lama. Pak Harto, Presiden kedua yang dikenal sebagai bapak pembangunan mengeluarkan kebijakan Revolusi Hijau yang fokus pada produksi padi sebagai komoditas utama di seluruh negeri. Hasilnya Indonesia berhasil swasembada pangan pada tahun 1984. Akan tetapi pada saat yang sama menggerus beragam potensi dan sumber daya pangan berbasis kearifan lokal.

Era saat ini pangan masih menjadi persolan yang penting dan strategis, karena pangan erat kaitannya dengan persoalan sosial, ekonomi, bahkan politik. Kelaparan akan memicu keresahan. Ketidakmampuan rakyat untuk memenuhi kebutuhan pangan akan mengakibatkan instabilitas sosial. Bahkan pangan juga menjadi “jualan” para politisi untuk dapat meraih jabatan.

Impor pangan, rawan pangan, kurang gizi adalah di antara sederet persoalan pangan yang pelik dan membutuhkan kehadiran pemerintah untuk menanganinya. Namun hanya bergantung pada pemerintah bukanlah solusi. Keterlibatan dan peran aktif masyarakat untuk mewujudkan kemandirian pangan sangat penting. Kemandirian pangan adalah kemampuan memproduksi pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri dengan memanfaatan potensi dan sumber daya yang dimiliki.

Indonesia dianugerahi sumber daya alam yang sangat beranekaragam. Koes Ploes mengibaratkan dalam lirik lagu “tongkat dan batu jadi tanaman”. Sungguh miris apabila masih ada rakyat yang kelaparan. Ini seperti anak ayam mati di lumbung. Karena itu, kelaparan dan kurang gizi menjadi musuh yang harus diperangi oleh kita.

Pangan untuk kita adalah sebuah asa, bahwa siapapun yang lahir dan besar di tanah ini berhak atas pangan di negeri ini. Pemerintah berkewajiban memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya dengan merumuskan kebijakan pangan yang beradaulat dan berkeadilan. Rakyat pun tak harus menunggu uluran pemerintah. Partisipasi aktif dari semua pihak akan membantu mewujudkan kemandirian pangan bagi seluruh rakyat.

Post a Comment

0 Comments